Penguji Industri Apresiasi Kemajuan Peserta didik pada UKK TBSM SMK Muhammadiyah Mlati
SMK Muhammadiyah Mlati kembali melaksanakan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) bagi siswa kelas XII, kali ini untuk jurusan Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM). UKK dilaksanakan selama tiga hari, pada 10, 11, dan 12 Februari 2026, bertempat di Bengkel TBSM SMK Muhammadiyah Mlati.
Sebanyak 12 peserta didik mengikuti pelaksanaan UKK tahun ini. Seperti tahun sebelumnya, sekolah masih bermitra dengan Harpindo Jaya, salah satu pemegang lisensi Yamaha di Yogyakarta. Dalam pelaksanaannya, terdapat empat penguji yang terlibat, terdiri dari tiga penguji internal sekolah dan satu penguji eksternal dari Harpindo Jaya.
Materi yang diujikan mengacu pada paket soal dari dinas dengan empat job berbasis kompetensi sasis, yaitu komsteer, rantai dan roda belakang, sistem rem, serta sistem suspensi. Selain ujian praktik, peserta didik juga mengikuti ujian tulis sebagai bagian dari standar penilaian kompetensi.
Pada hari terakhir pelaksanaan, salah satu peserta, Seno, menyampaikan pengalamannya selama mengikuti UKK. “Menurut saya lumayan-lumayan saja, Pak. Tapi yang bagian komsteer itu memang harus teliti. Dari peletakan gotri itu tidak sampai ada yang hilang satu, sebisa mungkin tidak boleh ada yang hilang satu,” ujarnya. Ia pun berharap dapat memperoleh hasil terbaik dalam ujian tahun ini.
Sementara itu, Pak Ismanto selaku penguji eksternal dari Harpindo Jaya Yamaha memberikan apresiasi terhadap perkembangan siswa. “Kalau dilihat dari siswanya sih banyak mengalami kemajuan. Dari segi skill bisa dilihat waktu tes pengerjaannya sudah bisa dikatakan baik, bagus,” ungkapnya. Ia juga berharap ke depan variasi unit kendaraan yang digunakan dalam praktik dapat diperbarui agar siswa semakin terbiasa dengan teknologi terbaru yang berkembang di dunia industri.
Pelaksanaan UKK TBSM tahun ini berjalan lancar dan menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan lulusan sebelum terjun ke dunia kerja. Dengan keterlibatan mitra industri, diharapkan kompetensi siswa semakin selaras dengan kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), sekaligus memperkuat kepercayaan diri siswa dalam menghadapi tantangan profesional di bidang otomotif sepeda motor.