UKK FKK SMK Muhammadiyah Mlati Gandeng LSP KFI, 100% Siswi Dinyatakan Kompeten
SMK Muhammadiyah Mlati kembali melaksanakan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) untuk kelas XII Farmasi Klinis dan Komunitas (FKK) pada tanggal 11–12 Februari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Laboratorium FKK SMK Muhammadiyah Mlati dengan jumlah peserta sebanyak 11 siswi.
Pelaksanaan UKK tahun ini masih bermitra dengan LSP KFI sebagai lembaga penguji eksternal. Seluruh asesor atau penguji berasal dari pihak luar, sementara guru internal berperan dalam membimbing dan mempersiapkan peserta didik sebelum menghadapi ujian.
Adapun penguji yang hadir di antaranya Apoteker Mujianti, S.Farm dari SMF Indonesia serta Apoteker Ernawati, M.Farm dari SMK Kesehatan Bangsa. Keterlibatan penguji eksternal ini memastikan bahwa standar penilaian yang digunakan telah mengacu pada standar Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).
Bu Susi selaku penanggung jawab UKK FKK menjelaskan bahwa UKK bertujuan untuk menilai apakah siswa telah mencapai target kompetensi dan keterampilan sesuai standar sekolah dan industri. “Sebelum melaksanakan ujian praktik, siswa terlebih dahulu mengikuti ujian tulis. Penilaian mencakup keterampilan, kedisiplinan, komunikasi, pengetahuan, kecekatan, ketelitian, dan profesionalitas,” ungkapnya.
Dalam pelaksanaannya, peserta diuji melalui berbagai tahapan kompetensi, mulai dari menerima resep, menghitung dosis, meracik obat, hingga menyerahkan obat kepada pasien. Selain itu, terdapat simulasi pelayanan di apotek dan rumah sakit, termasuk pengelolaan barang dan obat. Pada sesi praktik, asesor dapat berperan sebagai pasien maupun apoteker sehingga siswa benar-benar diuji dalam situasi yang menyerupai kondisi kerja nyata.
“Siswa dinyatakan kompeten apabila mampu memperoleh nilai maksimal pada seluruh aspek, baik praktik, ujian tulis, maupun keterampilan. Hal itu hanya bisa dicapai dengan ketelitian dan sikap profesional,” tambah Bu Susi.
Alhamdulillah, seluruh peserta UKK FKK tahun ini dinyatakan lulus dan kompeten. Capaian 100% ini menunjukkan bahwa seluruh program pembelajaran yang telah dirancang sekolah dapat terselesaikan dengan baik oleh para peserta didik.
Dengan sertifikat kompetensi yang diterbitkan oleh LSP KFI, lulusan FKK SMK Muhammadiyah Mlati memiliki dokumen pendukung yang sesuai standar industri untuk mempermudah langkah mereka memasuki dunia kerja di bidang kefarmasian, baik di apotek maupun di rumah sakit.